a) individu dalam suatu kelompok tersebut.D. Komunikasi organisasi yaitu

a) Definisi dari masing-masing konteks komunikasi tersebut.b) Karakteristik dari masing-masing konteks tersebut. A. A. Komunikasi intrapersonal merupakan konteks paling awal sebelum mempelajari konteks selanjutnya karena kita harus memahami diri kita sendiri terlebih dahulu sebelum kita mencoba untuk memahami individu lain atau sekumpulan individu di sekitar kita nantinya. Melalui komunikasi intrapersonal individu mampu mengenali diri sendiri, menginterpretasi lingkungan sekitar melalui penerimaan pesan melalui proses memahami, membangun pemahaman, sebelum bertindak terhadap orang-orang,keadaan, dan objek di lingkungan kita.  B. Komunikasi Interpersonal atau komunikasi antar pribadi adalah komunikasi yang melibatkan diri sendiri dan manusia lain. Di dalam komunikasi interpersonal individu lain berinteraksi dengan individu lain yang biasanya berlandaskan suatu hubungan.C. Komunikasi Kelompok adalah komunikasi yang melibatkan individu dengan suatu kelompok kecil yang berlandaskan pada suatu tujuan yang sama, rasa saling memiliki satu sama lain, dan saling mempengaruhi satu sama lain. Seperti keluarga yang berisi ayah, ibu, dan adik yang memiliki rasa memiliki satu sama lain sebagai suatu kesatuan keluarga, tujuan yang sama untuk saling membahagiakan dan dipengaruhi oleh nilai yang dipegang oleh setiap individu dalam suatu kelompok tersebut.D. Komunikasi organisasi yaitu interaksi yang dibutuhkan untuk mengarahkan suatu kelompok menuju serangkaian tujuan bersama.  E. Komunikasi publik adalah suatu bentuk komunikasi di depan khalayak umum. Dimana individu menyampaikan pesan kepada khalayak umum. Seperti pidato kepresidenan, seorang presiden berpidato kepada rakyatnya.F. Komunikasi masa adalah komunikasi yang dilakukan melalui media masa dan pesannya ditujukan kepada khalayak pada jumlah yang banyak. Seperti televisi,koran, radioG. Komunikasi antar budaya adalah komunikasi yang dilakukan dengan oleh pelaku komunikasi yang memiliki latar budaya yang berbeda satu sama lain. Biasanya latar budaya yang berbeda dapat diindikasi dengan bahasa. Bahasa yang berbeda mampu diindikasikan memiliki kebudayaan yang berbeda. Perbedaan bahasa menciptakan perbedaan pemahaman akan sesuatu. Unik rasanya bila seseorang yang memiliki latar budaya berbeda saling berusaha untuk berkomunikasi tanpa memahami apa yang dimaksud satu sama lain. Karena perbedaan interpretasi tidak jarang timbulah konflik antar pelaku komunikasi. Seperti orang jawa yang menjunjung tinggi konformitas dengan warga amerika yang menjunjung tinggi kebebasan dan hak-hak individu, orang jawa akan sakit hati bila disebutkan kesalahannya secara langsung oleh orang amerika. Namun menurut warga amerika hal tersebut sudah biasa dan merupakan kebudayaan mereka.B.  a) Dalam komunikasi intrapersonal atau komunikasi dengan diri sendiri komunikasi dilakukan dengan cara berpikir. Berpikir dilalui melalui proses pemahaman sebelum mengambil keputusan akan sebuah hal. Ruang lingkupnya dalam komunikasi intrapersonal adalah seorang individu saja, yang mana tidak dapat dilihat secara kasat mata oleh seseorang, karena terjadi di dalam diri seseorang dan hanya dapat dirasakan oleh individu tersebut. Namun, hal ini bisa diamati dengan melihat lingkungan sekitar individu tersebut tumbuh dan berkembang, Diri yang sangat dinamis berubah-ubah sesuai dengan kondisi lingkungan sekitar orang tersebut. Hal hal seperti fisik, emosi, kognitif, serta lingkungan sekitar merupakan interpretasi akan diri. Sedangkan interpretasi atau pemahaman akan seseorang sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. Sepertinya konteks, perefleksian diri, definisi langsung, yang ditanamkan oleh keluarga .Seperti halnya penggunaan kata dalam bahasa untuk menamai suatu benda, kursi dapat disebut kursi dikarenakan pemahaman yang diberikan oleh keluarganya bahwa tempat untuk duduk disebut kursi atau falsafah hidup yang diberikan oleh ayah kepada anaknya bahwasanya sang anak harus berhemat dan rajin menabung agar kehidupannya mampu dan tercukupi. Secara tidak sadar sang anak akan mencoba untuk menerapkan falsafah hidup tersebut disetiap kesehariannya, b) Komunikasi interpersonal merupakan komunikasi yang dilakukan oleh antar individu memiliki fokus terhadap pembentukan hubungan antar individu,  pembentukan hubungan yang dilakukan dengan dasar proses seleksi dimana individu mulai memilih dan memilah yang mana yang sesuai dengan individu tersebut, nilai-nilai pada masing individu dalam hubungan akan bertukar dan saling mempengaruhi, dan proses ini berjalan secara berkelanjutan yang memungkinkan individu memiliki pemahaman pribadi satu sama lain dan menciptakan pemahaman bersama dalam sebuah hubungan. Bila komunikasi interpersonal baik akan menciptakan hubungan yang baik. Hal ini dapat diukur dengan penerimaan individu dalam segala aspek, dan menganggapnya sebagai sesuatu yang unik dalam bahasa lain dapat dikatakan sebagai penerimaan yang apa adanya akan individu tersebut dan sadar bahwa setiap manusia berbeda-beda. Hubungan yang berkembang selalu dimulai dengan proses saling memperhatikan satu sama lain kemudia mulai bertanya dan mencari kecocokan kemudian semakin intens melakukan kontak, semakin jauh dan akhirnya adanya formalisasi atau pengesahan. Namun di dalam setiap hubungan selalu ada masalah dan adanya redefinisi atau penekanan kembali akan batasan-batasan dalam sebuah hubungan. Bila redefinisi gagal maka berakhir pada deterotarian atau keputusan untuk mengakhiri hubungan. Hal-hal tersebut dapat berjalan dengan baik atau buruk tergantung dengan bagaimana kualitas komunikasi seseorang dalam hubungan yang dapat dipelajari dengan komunikasi interpersonal.c) Komunikasi kelompok merupakan tahap selanjutnya dimana komunikasi ini berfokus pada sebuah grup atau sekumpulan orang-orang yang memliliki rasa dan tujuan yang sama. Grup terbagi menjadi dua yaitu grup primer dan grup sekunder, grup primer adalah grup yang dapat memenuhi keinginan manusia untuk bersosialiasi karena hakikatnya manusia adalah makhluk sosial yang harus berhubungan dengan individu lain agar dapat menjalani kehidupan. Contoh yang nyata dalam grup primer adalah keluarga, Grup sekunder yaitu grup yang berorientasi pada sebuah tujuan. Apabila tujuan tersebut selesai maka grup tersebur akan perlahan bubar seperti rekan setim, teman belajar. Pengambilan keputusan pada kelompok sangat terpengaruhi oleh budaya masing-masing anggota kelompok tersebut. Kelemahan pada kelompok adalah adanya tekanan konformitas, membutuhkan banyak waktu namun keuntungan yang mampu kita dapatkan dari kelompok adalah  memiliki sumber referensi yang banyak, meningkatkan kreativitas dan komitmen individu dalam melaksanakan suatu hal.d) Komunikasi Organisasi memiliki ciri yang khusus yaitu adanya suatu hal yang terstruktur atau pembagian peran, jaringan komunikasi yang vertical ataupun horizontal, dan terhubung dengan dunia luar. Komunikasi kelompok berfokus pada pengambilan keputusan suatu organisasi untuk mencapai tujuan organisasi tersebut, mengatasi konflik yang ada didalam setiap organisasi, bahkan meminimalisir konflik yang ada pada organisasi tersebut, Kecakapan seseorang dalam berkomunikasi dalam organisasi menentukan kualitas kepemimpinan seseorang di oganisasi. e) Komunikasi publik memiliki fokus untuk menyampaikan penyampaian pesan kepada khalayak umum agar dipahami sebuah pesan yang ingin disampaikan komunikan, Menghibur para audiens merupakan salah satu tujuan dari komunikasi public seperti halnya stand up comedy dimana seseorang berbicara di depan dengan menggunakan permainan kata untuk menghibur para penonton. Selain menghibur dan menginformasikan sesuatu, memengaruhi seseorang akan sesuatu yang kita inginkan adalah fokus dari komunikasi publik. Di dalam komunikasi public memiliki ciri kecilnya interaksi antara komunikan dan komunikator, dan komunikan memiliki tanggung jawab untuk merencanakan dan menyampaikan pesan tersebut. Kredibilitas pembicara dalam komunikasi publik sangat mempengaruhi seberapa besar audiens untuk mendengar hal yang dibicarakan oleh pembicara. Semakin kredibel semakin besar kemungkinan untuk didengar dan semakin besar pula kemungkinan tercapainya tujuan dari pembicara tersebut. Komunikas publik harus dipersiapkan dengan sebaik mungkin, seperti halnya pidato harus terorganisir dengan rapi, jelas, dan mudah dipahami oleh audiens, karena apa yang kita sampaikan merupakan representasi diri kita di depan publik dan bila gagal menyampaikan maka bukan tidak mungkin akan menghancurkan citra diri kita di publik.f) Komunikasi masa berfokus pada penyampaian pesan yang dilakukan oleh media massa untuk khalayak umum. Memiliki tujuan yang hampir sama dengan komunikasi publik. Yang menjadi pembeda adalah media penyampaian pesan tersebut melalui media massa sedangkan komunikasi publik cenderung bersifat langsung bertatap fisik dengan para audiens. Komunikasi masa memiliki karakter yang komplek, diantaranya: melibartkan khalayak yang sifatnya masif pada umumnya bersifat hererogen.  Bersifat impersonal dimana tidak memperdulikan orang lain, komunikasi masa berkarakter formal dan mampu diprediksi sehingga penyampaiannya diperlukan kehati-hatian agar tidak merusak makna, tingkat interaksi yang rendah dimana penyampai pesan dan penerima pesan tidak dapat bertemu untuk berinteraksi bila ada kesalahpahaman tidak dapat diselesaikan dengan mudah, berpusat dan dikontrol oleh sumber untuk tujuan tertentu merupakan salah satu ciri dari komunikasi masa.g) Komunikasi antar-budaya yang mengkaji komunikasi yang dilakukan oleh pelaku komunikasi yang memiliki perbedaan budaya akhir-akhir ini sangat menarik. Ditambah dengan globalisasi yang mempersempit batasan antar budaya. Semakin heterogen budaya maka semakin besar pula kendala atau halangan yang diciptakan karena budaya dan harus diatasi agar tidak menciptakan konflik antarbudaya. Tingkat perbedaan yang tinggi mengharuskan kita untuk memahami perbedaan budaya. Kita tidak boleh mengeneralisasi suatu budaya dan memandang budaya yang berbeda dari segi budaya kita, kita harus menerima secara keseluruhan dan tidak mempercayai sterotip yang beredar di masyarakat.  2.A. Apa yang dimaksud dengan budaya?B. Bagaimana hubungan antara budaya dan komunikasi?C. Seperti apa sikap terbaik yang harus kita ambil untuk merespon perbedaan budaya dalam berkomunikasi? Berikan penjelasan disertai dengan contoh!a) Budaya menurut E. B Tylor 1871 adalah suatu konsep mengenai pengetahuan, keyakinan, seni, ajaran moral,, hukum, adat istiadat , dan segala kemampuan serta kebiasaan yang menyatu secara menyeluruh dan kompleks yang dihayati oleh anggota-anggota dari suatu masyarakat.  Budaya menurut Koentjaraningrat adalah keseluruhan sistem,gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.Dapat disimpulkan bahwa kebudayaan adalah suatu hal kompleks yang meliputi segala aspek kehidupan masyarakat, baik itu suatu kepercayaan maupun suatu yang dapat dilihat oleh manusia yang diterima oleh masyarakat dan didapatkan dari proses pembelajaran manusia.b) Komunikasi dan budaya ibarat sebuah mata uang yang memiliki sisi yang berbeda. Komunikasi mampu mendefinisikan kebudayaan dan kebudayaan mampu mendefinisikan komunikasi. Pemahaman akan sebuah budaya akan berbeda bila dalam proses penyampaian pesannya berbeda dan budaya akan membentuk sebuah definisi tentang komunikasi berdasarkan unsur-unsur atau hal-hal yang berkaitan dengan budaya. Kesepakatan akan sebuah pemahaman yang menjadi dasar dari komunikasi terdapat di dalam sebuah budaya. Apabila kesepakatan akan sebuah pemahaman berbeda dengan yang lain maka akan menciptakan dasar yang berbeda bagi komunikasi. Seperti kesepakatan akan meminum alkohol yang berbeda di Indonesia dan di Amerika. Orang Amerika meminum alkohol untuk sekedar mengahangatkan diri namun di Indonesia alkohol dipahami sebagai sarana untuk mabuk, apabila orang Amerika mengatakan alkohol dan orang Indonesia tentu akan menciptakan pemahaman yang berbeda. Budaya dikreasikan, dibagikan, dipelihara dan di ubah melalui komunikasi. Menunjukan bahwa peran komunikasi sangat penting untuk menjaga kelestarian budaya. Budaya yang bersifat dinamis mampu berubah-ubah sesuai dengan perubahan zaman akan dapat diubah oleh komunikasi. Seperti kata gaul yang dikreasikan menjadi budaya oleh komunikasi. Pembalikan sebuah kata seperti ‘kuy’ yang berarti mari dan menunjukkan sebuah persetujuan atau ajakan untuk sebuah hal, atau tergantung pada konteks kata tersebut. Bila kata tersebut digunakan dan diterima oleh masyarakat kata tersebut telah menjadi budaya yang diciptakan oleh komunikasi. Kata mari tergeser oleh ‘kuy’ pada golongan tertentu khususnya anak muda, bukan tidak mungkin perubahan tersebut akan merubah norma kesopanan di kemudian hari.c) Perbedaan kebudayaan merupakan sesuatu yang sangat krusial apabila tidak mampu dimaknai dan dipahami dengan bijak. Banyak permasalahan yang timbul dikarenakan perbedaan budaya. Salah memahami kebudayaan biasanya dikarenakan oleh menilai budaya yang berbeda dengan kita dengan menggunakan sudut pandang atau perspektif dari kebudayaan kita seperti norma ketelatan dalam perspektif warga Jepang dan Indonesia sangatlah berbeda di Jepang yang dikategorikan telat adalah melebihi waktu yang telah disepakati bersama telat satu menit tetap telat bagi orang jepang dan mereka akan malu serta memohon maaf dengan sungguh-sungguh dikarenakan tidak tepat waktu. Sedangkan, di Indonesia telat berarti bisa lebih dari sepuluh menit atau mungkin hingga tiga puluh menit, dan warga Indonesia akan merasa bahwa hal itu normal dan mencoba mencari pembenaran akan kesalahan yang telah dilakukan. Hal ini dikarenakan perbedaan perpektif penghormatan terhadap waktu. Apabila suatu hari nanti ada Warga Jepang yang ingin bekerja sama dengan Warga Indonesia dan bila salah satu dari mereka tidak mampu memahami perbedaan tersebut tentu akan menciptakan kegagalan dalam kerjasama tersebut. Kita tidak perlu bersandar pada sterotip ketika memandang sebuah kebudayaan berbeda dengan kita. Seperti ada sterotip bahwa orang batak memiliki sifat yang keras atau orang minang memiliki sifat yang kikir, hal tersebut tidak boleh menjadi sandaran kita untuk menilai seseorang dikarenakan sifat seseorang bergantung pada proses sosialiasi individu tersebut. Tidak selamanya orang batak keras dan tidak selamanya orang minang itu kikir, banyak orang batak yang sangat lembut dan banyak orang minang yang sangat dermawan.Kita perlu menghindari penilaian negative terhadap perbedaan budaya, apalagi sampai memberi komentar yang tidak baik terhadap perbedaan budaya tersebut. Komentar yang tidak baik akan membawa kita pada masalah perbedaan budaya, kita harus mampu menjaga sikap dan menahan diri untuk mengkomentari perbedaan tersebut. Seperti halnya perbedaan dalam cara berpakaian orang Indonesia dan orang barat yang sangat berbeda, bagi mereka berpakaian terbuka merupakan hal yang biasa dan menurut orang Indonesia hal tersebut tabu, bila kita memberikan komentar terhadap orang barat sebagai orang Indonesia hal tersebut akan mengganggu kenyamanan mereka dan bisa jadi membuat perspektif yang buruk terhadap diri kita.Tindakan nyata yang diperlukan untuk memahami budaya adalah bersifat toleransi antar budaya, berusaha memahami budaya tersebut dengan semua sudut pandang, tidak bersandar kepada sterotip, dan dengan tidak memberikan penilaian negative terhadap perbedaan budaya mampu meningkatkan penerimaan kita akan sebuah perbedaan budaya.3.A. Secara hakiki, apa yang dimaksud dengan teknologi?B. Apakah teknologi komunikasi memiliki keunikan yang khas dibandingkan dengan teknologi lainnya?C. Berikan opini and tentang peluang dan tantangan yang dihadapi masyarakat kontemporer sebagai akibat dari perkembangan teknologi komunikasi yang berlangsung dewasa ini!a) Teknologi adalah segala sesuatu yang mengeksistensi manusia untuk mempermudah segala aktivitas manusia dalam segala hal. Artinya teknologi adalah segala sesuatu yang mampu menambahkan kemampuan dasar manusia seperti melihat, berbicara, atau meraih sesuatu. Indra penglihatan dieksistensi dengan teropong untuk melihat jarak yang jauh, indra berbicara dieksistensi dengan pengeras suara untuk mempermudah dalam penyebaran informasi, dan tangan dieksistensi oleh bambu untuk meraih suatu hal yang lebih tinggi seperti buah kelapa atau mangga.b) Teknologi komunikasi memiliki keunikan dibandingkan dengan teknologi yang lainnya. Dikarenakan komunikasi mampu menciptakan sebuah budaya yang berarti teknologi komunikasi mampu menciptakan sebuah budaya dan mempengaruhi segala aspek kehidupan di masyarakat dan mampu mendorong perubahan teknologi pada bidang lainnya yang tidak dapat dilakukan oleh perkembangan teknologi pangan. Perkembangan teknologi komunikasi seperti gawai pintar  yang terdapat fitur berkirim pesan telah mengubah cara hidup manusia seperti berbelanja yang perlu dilakukan melalui satu alat saja, manusia tidak perlu datang ke toko untuk berbelanja akhirnya menuntut perkembangan teknologi pembayaran yang dapat dilakukan melalui gawai tersebut.  Sedangkan, pada perubahan teknologi pangan hanya berdampak pada pengolahan yang lebih cepat dan sebatas meningkatkan produktivitas para petani saja.Budaya, Teknologi, dan Komunikasi merupakan tiga hal yang saling berhubungan, dan selalu berubah sepanjang waktu. Artinya apabila terdapat sebuah perubahan dari tiga hal tersebut akan merubah aspek yang lainnya. Dapat disimpulkan bahwa perkembangan teknologi komunikasi mampu mengubah komunikasi dan budaya yang berakibat pada perubahan keseluruhan pada manusia. c) Dewasa ini perkembangan teknologi komunikasi yang sangat pesat saat ini akan membawa masyarakat kepada suatu hal yang baru, bila masyarakat tidak mengikuti perubahan ini maka akan terlindas oleh perkembangan teknologi dan tertinggal hingga akhirnya akan menyusahkan masyarakat dalam kehidupannya. Seperti halnya teknologi komunikasi yang mampu menciptakan bisnis baru yang berbasis daring (e-commerce) . sebuah perubahan tentu membawa efek yang positif dan negatif. Toko daring sebenarnya bila digunakan dengan bijak, dan efisien akan mampu mendorong masyarakat untuk lebih produktif dan membantu memasarkan hasil karya atau jasa yang mereka tawarkan kepada konsumen, bukan hanya dalam segala lokal saja namun e-commerce bersifat global seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi. Para pelaku usaha dapat menunjukan ciptaan atau jasa mereka di dunia maya, dimana tidak mengharuskan untuk bertatap muta yang menghabiskan biaya dan melelahkan. Dampak negative dari e-commerce salah satunya apabila para pelaku usaha tidak berusaha untuk mengikuti tren tersebut maka akan terancam gulung tikar dan pasar akan di ambil oleh pelaku e-commerce. Hal ini dikarenakan pada dunia e-commerce setiap waktu dimanapun dan kapanpun para pelaku usaha dapat mempromosikan dan melaksanakan transaksi yang tidak dimiliki pelaku usaha konvensional. Selain dari pelaku usaha perkembangan teknologi komunikasi berdampak pada konsumen. Dengan perkembangan teknologi komunikasi konsumen tidak perlu datang ke toko untuk melihat, membandingkan, dan bertransaksi. Cukup menggunakan gawai pintar saja mampu mengeksplorasi dan menemukan apa yang kita inginkan dengan cepat dan mungkin lebih terjangkau. Namun dengan kemudahan itu secara tidak sadar membawa masyarakat ke perilaku yang konsumtif dan menghambur-hamburkan uang. Berbagai macam penawaran dan hal-hal yang menarik terdapat pada teknologi komunikasi. Perkembangan teknologi tidak pernah luput akan perkembangan kejahatan yang semakin canggih dan beragam. Para pelaku kejahatan saat ini mengincar dunia e-commerce seperti carding atau pengambilan kartu kredit pembeli untuk digunakan oleh pelaku kejahatan tersebut, atau penyalahgunaan informasi pribadi yang digunakan untuk meneror atau menipu individu yang menjadi target. Perkembangan teknologi komunikasi telah membawa masyarakat kepada dunia yang semakin ketat persaingannya, dikarenakansemakin sempitnya ruang dan semakin tidak terbatasnya waktu manusia untuk berinteraksi, bukan tidak mungkin akan banyak permasalahan yang ditimbulkan dengan perkembangan teknologi komunikasi dan kita sebagai masyarakat kontemporer perlu bersikap bijak akan setiap perkembangan yang ada. Perkembangan ini menawarkan banyak kebaikan namun tidak sedikit pula keburukan yang ditawarkan. Bila dirasa bermanfaat kita dapat mengaplikasikannya dan bila tidak bermanfaat kita tidak perlu mengadopsinya.